Musik adalah suatu karya yang melibatkan banyak pihak terpisah. Sebuah lagu yang beredar di pasaran bisa saja mengandung pemegang hak cipta yang berbeda-beda. Umumnya, suatu lagu dibuat oleh penulis lirik, komponis, produser, penyanyi atau musisi, dan label rekaman, yang mana tidak menutup kemungkinan mereka adalah orang-orang yang berbeda. Dalam perkembangannya, penjualan karya musik yang sudah jadi, memerlukan administrasi yang komprehensif, supaya masing-masing pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya terdokumentasi dengan rapi. Hal ini berhubungan erat dengan pembayaran royalti dari penjualan musik. Sayangnya, kenyataannya tidak seperti itu. Internet telah membuat distribusi musik menjadi lebih mudah dan luas. Musik dapat di-remix oleh siapa saja, sehingga nama-nama pemangku kepentingan dalam musik itu bertambah. Mark Litwak, pengacara entertainment Amerika Serikat, turut mengakui bahwa mengakuisisi musik untuk menjadi soundtrack film merupakan hal yang kompleks, sebab harus...
Sebelum lanjut membaca artikel ini, sebelumnya kami sudah membahas konsep-konsep dasar dari suatu perjanjian band dan poin-poin apa saja yang dapat disepakati dalam sebuah perjanjian band yang sederhana. Jika band kamu ternyata cukup besar, dari segi pendapatan misalnya, mungkin ada beberapa tambahan yang perlu kamu diskusikan juga dengan personil band lainnya. Pada dasarnya, seluruh poin dalam perjanjian band (PB) sederhana yang dijabarkan dalam artikel sebelumnya adalah kesepakatan yang paling utama. Sementara hal-hal yang dapat kalian tambahkan adalah sebagai berikut: 1. Lokasi band Menentukan suatu tempat sebagai ‘markas’ dari band kalian dapat mempermudah titik temu, terutama jika personil band tidak tinggal di wilayah yang sama. Minimal kalian bisa menentukan di mana kalian latihan atau menyimpan peralatan band. 2. Jasa-jasa band Pada bagian ini, dapat dirinci, jasa-jasa apa saja yang diberikan oleh masing-masing personil, termasuk posisi yang kalian pegang. Di luar...
Pada kesempatan sebelumnya, kami sudah membahas konsep perjanjian band (PB) secara sederhana. Dengan memahami konsep tersebut, sebuah band dapat menyepakati hal-hal krusial dalam menjalankan kegiatan bermusiknya. Suatu kesepakatan memang tidak perlu dituangkan dalam bentuk tertulis, dan hukum Indonesia juga mengakui perjanjian verbal semacam itu. Namun, pembuktian dapat menjadi sulit jika personil band mengingat kesepakatan yang berbeda-beda, sehingga akan lebih baik jika perjanjian dituangkan dalam bentuk tertulis. Sebuah perjanjian pun bentuknya tidak perlu ajeg dan intimidatif seperti kontrak perusahaan-perusahaan besar. Bentuknya bisa sederhana saja, selama masing-masing personil dapat membaca dan memahami isi perjanjian tersebut. Tergantung dari kebutuhan dan seberapa besar kegiatan band kamu, PB dapat dibagi menjadi perjanjian yang sederhana atau lebih panjang dan rinci. Untuk PB sederhana, Richard Stim menganjurkan setidaknya hal-hal berikut adalah yang perlu kalian sepakati:...
Jumat, 4 November 2016, saat Jakarta sepi memberi ruang untuk demonstrasi, Ikatan Alumni FHUI (ILUNI FHUI) bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk membahas peluang dan tantangan usaha di sektor ekonomi kreatif. Acara di Hotel Acacia, Salemba, tersebut dibuka oleh Ari Juliano Gema selaku Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi. Ari Juliano Gema, akrab dipanggil Ajo, menyatakan bahwa Bekraf ingin membantu UKM mendirikan badan hukum gratis dan semoga kerjasama dengan ILUNI FHUI dapat memfasilitasi keinginan tersebut. Acara ini dimoderatori oleh Kadri Mohammad dari kantor hukum AKSET. Narasumber terdiri dari alumni-alumni FHUI yang mewakili industri kreatif tertentu. Ada Elfonda Mekel atau Once untuk musik, Iman Brotoseno untuk film, Helen Dewi Kirana untuk fashion, Tissa Aunilla untuk kuliner, dan Ajo sendiri sebagai perwakilan pemerintah. Menurut Once, sebagai eksekutif di Jagonya Musik dan Sport Indonesia, label musik KFC, musik Indonesia masih menjadi...
Berbeda dengan zaman dulu, internet sudah mempermudah sebuah band untuk menyebarluaskan musiknya dan mengumumkan keberadaannya kepada para pendengar yang mereka target. Teknologi juga membuat produksi musik menjadi semakin mudah. Cukup dengan modal laptop dan software musik (gratisan), seseorang dapat menciptakan lagu di kamarnya sendiri. Musik bukan lagi merupakan sebuah hobi, tapi sebuah kegiatan yang dapat dimonetisasi. Jika bandmu adalah sebuah unit yang bermusik lebih dari sekadar hobi, sudahkah terpikir untuk menciptakan suatu kesepakatan di antara para personil band? Mungkin awalnya sungkan, karena kebanyakan band diisi oleh teman-teman sendiri. Padahal sesungguhnya kesepakatan itu dapat membantu band kamu supaya bisa bermusik dengan lebih mulus. Jika kamu memutuskan bahwa band kamu adalah bisnis, hal pertama yang perlu ditentukan adalah struktur dari bisnis band ini. Apakah band kamu berbentuk unit solo atau partnership? Dalam unit solo, kamu membayar musisi cabutan untuk...