Tak kenal maka tak sayang. Pepatah ini sangatlah tepat untuk menggambarkan pentingnya sebuah identitas. Hal ini berlaku untuk berbagai keadaan, termasuk dalam hal menjalankan usaha sebagai seorang creativepreneur. Dengan memiliki identitas, konsumen akan lebih mudah membedakan produk yang creativepreneur tawarkan dengan produk kompetitor lainnya yang serupa. Selain itu, identitas tersebut juga dapat menggambarkan berbagai hal lainnya terkait usaha anda, mulai dari jenis produk yang ditawarkan, target pasar yang dituju, hingga reputasi dari usaha itu sendiri. Terkait dengan hal ini, identitas sering disebut sebagai brand atau merek. Sebuah brand dapat berupa nama, gambar, suara, atau bentuk lainnya. Salah satu bentuk konkrit dari brand adalah merek. Secara sederhana, merek adalah tanda yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa. Tanda tersebut dapat berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari...
Sebagai seorang creativepreneur, memiliki ide kreatif yang berseliweran di kepala adalah sebuah hal yang lumrah. Dengan jiwa entrepreneurship yang para creativepreneur miliki, pasti kalian juga kepikiran untuk mengubah ide kreatif tersebut menjadi sebuah bisnis. Namun kemudian timbul sebuah pertanyaan: “Bisa gak ya ide ini jadi sebuah bisnis yang menghasilkan?” Pada dasarnya, tidak ada ide yang jelek. Semua ide bagus dan patut diapresiasi. Tetapi tidak semua ide bisa dijadikan sebuah bisnis. Ketika kamu ragu dan mempertanyakan apakah ide kamu bisa dijadikan sebuah bisnis, berikut adalah 4 pertanyaan yang bisa kamu ajukan ke diri kamu sendiri untuk menyimpulkan, apakah ide kamu bisa dijadikan sebagai sebuah bisnis atau tidak: 1. Apakah ide kamu bisa menjadi solusi dari permasalahan yang ada? Setiap orang memiliki masalah dalam kehidupannya. Nah, supaya ide kreatif kamu bisa berguna, ide kamu ini harus bisa menjadi solusi dari permasalahan hidup kebanyakan orang. Ide kreatif yang...
“If life is a marathon, here’s how you should prepare for it…” Do you know what main difference a marathon runner and a sprinter have? The former lacks speed and the latter lacks endurance. One can have speed without endurance and having endurance without speed. In life, your main task is to finish “running” through the whole course while taking sprints to accelerate progress along the way. Better yet, start fast but at a pace that will allow you to succeed in the long run. No need to be the fastest, but as long as you keep moving, you’ll complete the whole race eventually. That leads to a question: do you know where your finish line lies? If you’re still left wondering, let us help you discover your purpose in life and start to determine your own path. What is Long Haul about? INDOESTRI LONG HAUL is a 6-week program developed to gauge your sense of self-discovery and self-awareness in design thinking and creative abilities. We aim to nurture the child, the...
Hai, pelaku ekonomi kreatif! Kami ingin berbagi sedikit tentang kolaborasi antara Klikonsul dengan Lingkaran.co. Pada 22 Agustus 2015, Klikonsul mengadakan workshop dengan tema ‘Business Pre-Development Class: Matchmaking, Brainstorming, and Partnership Agreement Process’. Workshop tersebut diselenggarakan di Conclave, sebuah co-working space yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada workshop tersebut, Klikonsul berbagi cerita soal hal-hal yang seringkali dilupakan oleh pelaku usaha di tahap awal menjalankan bisnisnya. Tiga hal tersebut adalah: 1. Matchmaking Process 2. Brainstorming Process 3. Partnership Agreement Process Kelas ini diawali oleh Adrian Irwandika yang menjelaskan tentang konsep matchmaking dalam mencari pasangan bisnis. Mencari partner bisnis yang tepat adalah hal yang sangat penting dan krusial dalam memulai perjalanan bisnis kalian. Dalam mencari partner, carilah seseorang yang dapat melengkapi kamu, bukan “kembaran” kamu. Kebanyakan...