Pada kesempatan sebelumnya, kami sudah membahas konsep perjanjian band (PB) secara sederhana. Dengan memahami konsep tersebut, sebuah band dapat menyepakati hal-hal krusial dalam menjalankan kegiatan bermusiknya.

Suatu kesepakatan memang tidak perlu dituangkan dalam bentuk tertulis, dan hukum Indonesia juga mengakui perjanjian verbal semacam itu. Namun, pembuktian dapat menjadi sulit jika personil band mengingat kesepakatan yang berbeda-beda, sehingga akan lebih baik jika perjanjian dituangkan dalam bentuk tertulis.

Sebuah perjanjian pun bentuknya tidak perlu ajeg dan intimidatif seperti kontrak perusahaan-perusahaan besar. Bentuknya bisa sederhana saja, selama masing-masing personil dapat membaca dan memahami isi perjanjian tersebut.

Tergantung dari kebutuhan dan seberapa besar kegiatan band kamu, PB dapat dibagi menjadi perjanjian yang sederhana atau lebih panjang dan rinci. Untuk PB sederhana, Richard Stim menganjurkan setidaknya hal-hal berikut adalah yang perlu kalian sepakati:

1. Nama personil

Mereka yang tergabung dalam band sebagai personil perlu dicatatkan dengan jelas identitasnya dalam PB. Nama-nama yang tercatat dalam PB ini adalah orang-orang yang akan menerima pembagian keuntungan, kerugian, dan tanggung jawab dalam band. Jika kalian mempekerjakan musisi cabutan, namanya tidak perlu dimasukkan, sebab ia tidak punya kepemilikan apapun atas band.

2. Nama band

Tentunya kalian perlu menuliskan dengan terang, di bawah nama apa band kalian bergerak. Sehingga jelas, bahwa perjanjian ini mengatur segala hal yang kalian lakukan di bawah nama band tersebut, bukan band lain.

3. Kepemilikan nama band

Bagian ini masih berhubungan dengan nama band di atas. Kalian perlu menyepakati, nama band yang bagaimana yang akan kalian gunakan secara publik atau komersil. Siapa yang memiliki dan mengendalikan nama band tersebut? Apakah nama tersebut dimiliki bersama-sama, sehingga penggunaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama? Atau hanya dimiliki dan dikendalikan oleh satu orang saja? Hal ini dapat mempengaruhi keuangan dari penjualan merchandise band, karena menggunakan nama dan logo yang dimaksud. Hal ini juga berlaku dalam penggunaan nama domain situs band kalian.

Ariel cs tidak bisa lagi menggunakan nama Peterpan karena sengketa merek dengan mantan personilnya, sehingga harus mengganti nama menjadi Noah.

Ariel cs tidak bisa lagi menggunakan nama Peterpan karena sengketa merek dengan mantan personilnya, sehingga harus mengganti nama menjadi Noah.

4. Keuntungan dan kerugian

Kalian dapat mengatur bahwa masing-masing personil menerima keuntungan dan menanggung kerugian secara sama rata. Jika kalian menyepakati lain, hal tersebut juga dapat diatur di bagian ini. Lebih jauh lagi, kalian bahkan dapat mengatur kapan hitung-hitungan akan dilakukan dan uang akan dibagikan. Pengeluaran apa yang harus didahulukan sebelum sisa uang dibagikan? Apakah ada sebagian yang harus disisihkan untuk kas?

5. Pengambilan suara

Dalam hal keputusan-keputusan tertentu, mungkin kalian merasa keputusan tersebut harus disetujui oleh seluruh personil secara bulat, seperti mengeluarkan anggota atau membeli peralatan yang cukup mahal. Untuk keputusan-keputusan lain, mungkin suara terbesar saja sudah cukup. Kalian dapat menyepakati hal tersebut di bagian ini.

6. Pemecah suara

Jika kalian mengalami kebuntuan dan tidak dapat mengambil keputusan, kalian bisa menyepakati bagaimana cara resolusi diambil. Mungkin dalam situasi ini, manajer bisa menjadi pemecah suara. Bisa juga kalian memberikan satu suara tambahan bagi frontman, supaya keputusan dapat diambil.

7. Penambahan personil

Mungkin suatu hari nanti kalian akan menambah personil. Dengan adanya bagian ini, kalian dapat menyepakati bahwa anggota-anggota baru yang bergabung juga harus menyetujui PB ini, sehingga dia juga mengemban tanggung jawab yang sama. Namanya nanti bisa ditambahkan ke dalam perjanjian.

8. Pengunduran diri personil

Dengan adanya ketentuan ini, kalian bisa menyepakati bahwa apabila ada personil yang mengundurkan diri, band tidak bubar begitu saja. Pada bagian ini, kalian juga bisa mengatur apakah seseorang dapat mengundurkan diri begitu saja, atau ada persyaratan-persyaratan tertentu yang harus mereka penuhi terlebih dahulu, seperti mencari personil pengganti misalnya.

9. Penyelesaian sengketa

Tentunya setiap band akan mengalami perdebatan, baik dari sisi kreatif maupun bisnis. Jika pertengkaran tersebut tidak dapat diselesaikan, kalian bisa mengatur bagaimana perdamaian dapat dicapai. Kalian bisa saja meminta manajer atau seorang ahli untuk menengahi dan menjadi mediator. Dalam hal ekstrim, kalian juga bisa memilih untuk ke pengadilan.

10. Tanda tangan

Perjanjian ditutup dengan tanda tangan masing-masing personil. Lengkapi dengan rincian identitas, seperti nomor KTP dan alamat, bahkan jika perlu, lampirkan salinan KTP sekalian. Hal ini dapat menjaga masing-masing anggota akuntabel dan dapat dimintai pertanggungjawaban jika terjadi apa-apa.

Dalam hal band kamu sudah memiliki pasar yang besar dan pemasukan yang signifikan, atau mungkin kamu bahkan sudah memiliki kontrak dengan label tertentu, ada baiknya PB disusun secara lebih rinci. Hal-hal apa saja yang sebaiknya ditambahkan akan kami bahas di artikel selanjutnya.

Kami juga perlu memberikan catatan bahwa artikel ini tidak dapat menjadi pengganti dari konsultasi hukum yang profesional. Artikel ini lebih ditujukan untuk memberikan gambaran tentang apa-apa saja yang sebaiknya diperjanjikan dalam sebuah tubuh band supaya bermusik dapat lebih menyenangkan dan maksimal. Minimal, artikel ini dapat membantu band kamu untuk mendiskusikan segala hal administratif di awal, sehingga nanti jika ada apa-apa, bisa tinggal dijalankan saja.

Sumber di sini.

Tags: , , , , , , , , , ,