Serial Ikhtisar Undang-undang Hak Cipta Indonesia: Subjek & Objek Hak Cipta

Seperti hukum pada umumnya, hukum terkait hak cipta juga memiliki subjek dan objeknya sendiri. Secara garis besar, subjek dari hak cipta adalah pencipta dan/atau pemegang hak cipta, sedangkan objeknya adalah ciptaan. Berikut adalah penjelasan mengenai subjek dan objek dari hak cipta dalam Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”). […]

Read more
Serial Ikhtisar Undang-undang Hak Cipta Indonesia: Hak Cipta
Foto oleh Tam Nguyen dari Unsplash

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”) mendefinisikan hak cipta sebagai hak eksklusif bagi pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata. Hak eksklusif tersebut terdiri dari hak moral dan hak ekonomi, sebagaimana di bahas di bawah ini. Hak Moral Hak moral memberikan kewenangan […]

Read more
Ikhtisar Undang-undang Hak Cipta Indonesia

Sebagai industri yang bergantung pada kreativitas manusia, industri ekonomi kreatif sangat erat hubungannya dengan topik hak kekayaan intelektual. Dari berbagai hak kekayaan intelektual yang ada, hak cipta memegang peranan penting dalam keberlangsungan industri ekonomi kreatif. Oleh karenanya, Klikonsul kembali menulis tentang hak cipta, khususnya mengenai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak […]

Read more
Berapa Sebetulnya Besaran Royalti Performing Right di Indonesia?

Hari ini saya membaca ulang Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UUHC) secara saksama dan menemukan satu klausula yang menarik. Pasal 28 UUHC mengatur sebagai berikut: “Kecuali diperjanjikan lain, Produser Fonogram harus membayar Pelaku Pertunjukan sebesar 1/2 (satu per dua) dari pendapatannya.” Supaya konteksnya jelas, berikut adalah definisi dari istilah-istilah di atas menurut […]

Read more